Tampilkan postingan dengan label Doa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Doa. Tampilkan semua postingan

Surat Al-Fatir Ayat 37 Beserta Artinya

 وَهُمْ يَصْطَرِخُوْنَ فِيْهَاۚ رَبَّنَآ اَخْرِجْنَا نَعْمَلْ صَالِحًا غَيْرَ الَّذِيْ كُنَّا نَعْمَلُۗ اَوَلَمْ نُعَمِّرْكُمْ مَّا يَتَذَكَّرُ فِيْهِ مَنْ تَذَكَّرَ وَجَاۤءَكُمُ النَّذِيْرُۗ فَذُوْقُوْا فَمَا لِلظّٰلِمِيْنَ مِنْ نَّصِيْرٍ

Wa hum yaṣṭarikhụna fīhā, rabbanā akhrijnā na’mal ṣāliḥan gairallażī kunnā na’mal, a wa lam nu’ammirkum mā yatażakkaru fīhi man tażakkara wa jā`akumun-nażīr, fa żụqụ fa mā liẓ-ẓālimīna min naṣīr

Artinya: “Dan mereka berteriak di dalam (neraka) itu, “Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami (dari neraka), niscaya kami akan mengerjakan kebajikan, bukan (seperti perbuatan) yang pernah kami kerjakan dahulu.” (Dikatakan kepada mereka,) “Bukankah Kami telah memanjangkan umurmu dalam masa (yang cukup) untuk dapat berpikir bagi orang yang mau berpikir. (Bukankah pula) telah datang kepadamu seorang pemberi peringatan? Maka, rasakanlah (azab Kami). Bagi orang-orang zalim tidak ada seorang penolong pun.”


Mencari Hakikat Diri dalam Diri

Alhamdulillah, segala puji hanya bagi Allah dan segala sesuatu pasti akan kembali kepada Allah, termasuk jasad dan ruh adalah milik Allah.

Saudaraku jika kita ingin mengetahui rahasia Allah, maka kita harus mengenal siapa diri kita, karena barangsiapa yang mengenal dirinya dia akan mengenal Allah swt. 

Untuk mengetahui rahasia hidupnya Allah, hendaklah kita lebih dahulu mencari rahasia yang tersembunyi dalam diri kita, yaitu mencari hakikat diri. Namun perlu diketahui bahwa yang demikian ini merupakan sesuatu yang sulit, tetapi sangat indah untuk diteliti.

Artikel kita kali ini akan membahas hubungan jasad dan ruh kepada Allah yang sungguh menarik untuk kita kaji. Sebagai seorang mukmin kita tetap diperintahkan untuk mencari hakikat tersebut, sesuatu yang ada, yang hidup, yang hidup sebenarnya, dan yang wajib ada. 

Ahli filsafat menamainya dengan ilmu yang ada atau disebut Ontologi (metafisika), yaitu ilmu dibalik tabir kenyataan (hijab) atau disebut Al-Ghaib. Seluruh umat Islam diwajibkan percaya kepada yang ghaib, seperti firman Allah swt.

"Orang mukmin adalah orang yang percaya kepada yang ghaib." (QS. Al-Baqarah: 3)

Cara atau jalan untuk percaya kepada yang ghaib adalah dengan menggunakan rasa (zuq) bukan dengan perkataan dan bukan pula dengan penglihatan mata kepala, tetapi dengan mata hati. Untuk mengenal hakikat diri, baiklah saya akan berusaha menguraikan sembilan macam cara untuk mengenal hakikat diri, yaitu :

1. Setiap jasad suatu makhluk, ingin supaya dapat bergerak. Yang menggerakkan tubuh itu adalah suatu yang halus, yaitu ruh yang merupakan hak Allah. Dengan demikian jasad dan ruh tetap bergantung kepada hak Allah, seperti firman Allah berikut ini,

"Setelah Kami jadikan tubuh makhluk itu, lalu Kami limpahi dengan kejadian yang lain, yakni ruh, sehingga tubuh tersebut diberkati dengan kejadian yang sebaik-baiknya."

2. Datangnya ruh itu dari sumber yang satu, tidak ada sekutu bagi-Nya. Dengan demikian dapat kita ketahui, bahwa jasad dan ruh adalah berasal dari Allah swt.

3. Tubuh makhluk itu tidak dapat bergerak, melainkan harus dengan iradatir-ruh. Dengan demikian kita dapat mengetahui bahwa hak Allah swt. yang memerintahkan terhadap seluruh makhluk. Tidaklah bergerak segala kebajikan atau kejahatan melainkan dengan takdir Allah, dengan iradat Allah, serta dengan qodho dan qodar Allah swt.


4. Tidaklah tubuh itu bergerak dalam suatu gerak, melainkan sepengetahuan ruh dan gerak serta diamnya tubuh tidak pernah luput dari pengetahuan ruh.

5. Tubuh tidak dapat dekat dengan ruh, tetapi ruh sangat dekat dengan tubuh, sehingga kita dapat mengetahui bahwa hak Allah sungguh dengan segala sesuatu.

6. Ruh itu telah diciptakan terlebih dahulu daripada tubuh. Ruh tidak pernah binasa selama-lamanya, meskipun tubuh sudah hancur atau binasa. Dengan demikian dapatlah kiranya kita memahami, bahwa Allah swt. lebih dahulu ada daripada seluruh alam semesta ini.

7. Tidak ada satupun yang dapat mengenal bentuk dan rupa ruh yang ada di dalam tubuh makhluk. Dari sini semoga kita dapat memahami bahwa Allah swt itu harus disucikan dari ruang dan waktu, karena ruh adalah rahasia Allah, tidak ada yang mengetahuinya melainkan Allah swt.

8. Ruh itu bersifat halus (ghaib) yang maksudnya ruh itu tidak nyata, tidak makan dan minum, tidak tidur, tidak beranak, tidak pula diperanakkan dan tidak mengalami kematian (kekal selamanya). 

Jasad itu hanya sekedar wadahnya ruh yang menemani untuk mengembara disuatu tempat yang nyata sebagai musafir di dunia ini dan keberadaan ruh dalam jasad sifatnya sementara yang memiliki batas waktu tertentu menurut kehendak Allah. Ruh akan kembali ketempat asalnya, kampung halamannya, yaitu alam ghaib atau alam ruh.

9. Ruh itu tidak dapat dilihat melalui panca indera dan tidak pula dapat disentuh selama-lamanya. Dengan demikian semoga kita dapat mengambil pelajaran dari hal tersebut, bahwa ruh itu suci dan kembali kepada Allah harus dalam keadaan suci. 

Untuk itu kita harus berusaha menyelaraskan antara jasad dan ruh yang ada pada diri kita, yaitu selalu mensucikan jasad kita dan membersihkannya dari najis, syirik dengan beribadah kepada Allah seperti shalat, puasa, haji, membayar zakat, dan perbuatan-perbuatan yang dapat mensucikan jasad. 

sehingga ketika ruh dan jasad dipersatukan kembali pada hari Kiamat, jasad dan ruh benar-benar kembali kepada Allah dalam keadaan suci dan bersih dari kotoran dunia, maka ruh akan merasa tenang selama ia berada dalam jasad.

Demikianlah semoga bermanfaat untuk kita semua. Amin ya Robbal 'Alamin....

Kunci Sukses Menjadi Orang Kaya Dunia Akhirat

Islam menyeru kepada seluruh umatnya agar tidak menjadi umat yang miskin, karena Rasulullah SAW. mengatakan bahwa kemiskinan itu dapat menyebabkan orang yang menjadi kufur (mendekati pada kekafiran). 

Untuk menjadi orang yang kaya, orang yang sukses adalah impian dari sebagian besar manusia. Namun tidak sedikit dari mereka yang mengetahui kunci untuk membuka Pintu Rezeki, yaitu Sedekah. 

Banyak cara yang dilakukan orang untuk menjadi kaya, bahkan mereka berbuat keji dan syirik kepada Allah SWT. menghalalkan segala macam cara guna memenuhi hawa nafsu serakah, tamak dan loba terhadap sesuatu. 

Jika dia seorang pedagang demi meraup keuntungan yang besar tega menipu pembeli dengan mengurangi takaran atau yang lainnya. Jika dia seorang pejabat negara tega memanipulasi dan melakukan korupsi guna mengumpulkan harta yang sebanyak-banyak. 

Namun perlu juga kita perhatikan tak jarang kita lihat atau kita dengar orang yang kehidupan ekonominya lemah sehingga menjadikan keimanannya pun ikut lemah dalam keadaan yang demikian itu rela menggadaikan keimanannya dan berbuat syirik kepada Allah SWT. dengan cara bersekutu dengan syetan demi mendapatkan kekayaan yang berlimpah.

Saudaraku, Bukankah Allah SWT. telah mengajarkan kepada kita agar tidak berbuat keji dan munkar dan tidak sekali-kali meminta selain pada-Nya?

Saudaraku, bukankah Allah SWT. telah memberi kita jalan yang lurus, lalu kenapa kita harus berbelok arah yang kita tidak tahu atau sudah tahu jalan itu tujuannya kemana?

Kemiskinan bukanlah sebuah penghalang untuk menjadi orang yang kaya. Bukankah Allah SWT. telah berfirman didalam Al-Quran, bahwa sesungguhnya Allah tidak akan berubah nasib seseorang itu melainkan dia sendiri berusaha merubah nasibnya itu. Allah SWT. 

Akan memberikan jalan kepada orang yang mau berusaha untuk mendekatkan diri kepada-Nya. Allah akan mengabulkan semua apa yang menjadi hajat kita, apalagi cuma meminta kaya. 

Hal yang demikian itu mudah bagi Allah SWT. karena Dia Tuhan Yang Maha Kaya yang memiliki kerajaan langit dan bumi beserta isinya yang mempunyai pembendaharaan rezeki yang tiada batasnya yang siap diberikan kepada hamba-hamba yang mau menolong Allah SWT. 

Yaitu membantu meringankan penderitaan orang lain dengan kata lain Allah SWT. menyeru kita agar senantiasa banyak bersedekah.

Oleh karena itu, jika Anda ingin cepat menjadi orang yang kaya. disini saya akan membagi kekayaan itu menjadi dua, yaitu Kaya Harta dan Kaya Hati. Anda mau pilih yang mana, ikuti kata hati Anda bukan mengikuti hawa nafsu?!.

Jika Anda ingin menjadi orang yang kaya didunia dengan mempunyai harta yang berlimpah, memiliki kendaraan yang mewah. Mintalah kepada Allah SWT. jangan meminta selain daripada-NYa, seperti melakukan pesugihan, pergi kedukun atau hal-hal yang berbau syirik karena Allah tidak akan mengampuni dosa besar yang disebabkan perbuatan syirik (mensekutukan Allah) atau meminta dengan selain Allah. 

Lalu bagaimana cara menjadi orang yang kaya dan sudah barang tentu Allah SWT ridho dan memberikan kunci rezeki itu? Tenang wahai orang-orang yang ingin mencari kekayaan dunia. 

Allah SWT. akan memberikan sesuai dengan apa yang kita minta, Mau minta kaya didunia Allah pasti mengabulkan, mau minta kaya di akhirat, Allah akan kabulkan, mau minta kedua-duanya, sudah barang tentu hal yang demikian tidak sukar bagi-Nya, 

Tetapi ada syarat yang harus kita penuhi jika ingin mendapatkan kekayaan di dunia maupun di akhirat yaitu, bertakwa kepada Allah, Bersedekah, Bertawakkal, Bertobat, Bersilaturahmi, 


1. Bertakwa Kepada Allah SWT

Takwa merupakan salah satu sebab yang dapat mendatangkan rezeki dan menjadikannya terus bertambah tiada kurang sedikitpun apa yang akan ia peroleh. sebagaimana firman Allah SWT. yang terdapat pada surat At Thalaq ayat 2 dan 3 yang berbunyi,

“Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar. Dan memberinya rezki dari arah yang tidada disangka-sangkanya.”

Dan Juga firman Allah SWT. berikut ini,

“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertaqwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (QS. 7:96)

2. Bersedekah

“Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia lah Pemberi rezki yang sebaik-baiknya.” (QS. 34:39)

“Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (di jalan Allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang kami keluarkan dari bumi untuk kamu. 

Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu nafkahkan dari padanya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memicingkan mata terhadapnya. Dan ketahuilah, bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji. 

Syaitan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir); sedang Allah menjanjikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah:267-268)

"Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh )orang-orang yang menafkahkan hartanya dijalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan 7 bulir, pada tiap-tiap bulir 100 biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah maha luas (Karunia-Nya) dan lagi Maha mengetahui". (Q.S. Al-Baqarah : 261)

Dalam sebuah hadits qudsi Rasulullah saw bersabda, Allah swt berfirman, “Wahai Anak Adam, berinfaklah maka Aku akan berinfak kepadamu.” (HR Muslim)

Allah SWT. berfirman dalam Hadits Qudsi, “Wahai Anak Adam Bersungguh-sungguhlah engkau beribadah kepada Ku, maka Aku akan memenuhi dadamu dengan kecukupan dan Aku menanggung kefakiranmu. Jika engkau tidak melakukan itu maka Aku akan memenuhi dadamu dengan kesibukan dan Aku tidak menanggung kefakiranmu.”(HR. Abu Hurairah)

Nabi SAW. bersabda, “Tidaklah kalian semua diberi pertolongan dan diberikan rizki melainkan karena orang-orang lemah diantara kalian.” (HR. al-Bukhari)

3. Bertawakkal Kepada Allah SWT

Dan jangan lupa saudaraku setiap langkah yang kita perbuat hendaklah senantiasa bertawakkal (berserah diri) kepada Allah SWT.

Allah SWT. berfirman, artinya

“Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.” (QS. 65:3)

Nabi Saw, bersabda yang artinya,

“Seandainya kalian mau bertawakkal kepada Allah dengan sebenar-benarnya maka pasti Allah akan memberikan rizki kepadamu sebagaimana burung yang diberi rizki, pagi-pagi dia dalam keadaan lapar dan kembali dalam keadaan kenyang.” (HR Ahmad, at-Tirmidzi)

4. Bertobat

Allah SWT, berfirman yang artinya,

“Maka aku katakan kepada mereka:”Mohonlah ampun kepada Rabbmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun” niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.” (QS. 71:10-12)

Alkisah, Ada seseorang yang mengadukan kekeringan kepada al-Hasan al-Bashri, maka beliau berkata, “Beristighfarlah kepada Allah”, lalu ada orang lain yang mengadukan kefakirannya, dan beliau menjawab, “Beristighfarlah kepada Allah”. 

Ada lagi yang mengatakan, “Mohonlah kepada Allah agar memberikan kepadaku anak!” Maka beliau menjawab, “Beristighfarlah kepada Allah”. 

Kemudian ada yang mengeluhkan kebunnya yang kering kerontang, beliau pun juga menjawab, “Beristighfarlah kepada Allah.”

Maka orang-orang pun bertanya, “Banyak orang berdatangan mengadukan berbagai persoalan, namun anda memerintahkan mereka semua agar beristighfar.” Beliau lalu menjawab, “Aku mengatakan itu bukan dari diriku, sesungguhnya Allah swt telah berfirman di dalam surat Nuh.

5. Bersilaturahmi

Saudaraku banyak hadis yang menerangkan kepada kita bahwa menyambung silaturahmi, baik kepada kerabat, sanak saudara, sahabat kita, tetangga kita dan bahkan terhadap orang tua kita sendiri adalah merupakan salah satu sebab datangnya rezeki diantara saya tuliskan dibawah ini,

“Dari Abu Hurairah ra berkata, Nabi Saw bersabda, “Aku mendengar Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam bersabda, “Siapa yang senang untuk dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya maka hendaklah menyambung silaturrahim.” (HR Al Bukhari)

“Dari Abu Hurairah ra , Nabi Shalallaahu alaihi wasalam bersabda, “Ketahuilah orang yang ada hubungan nasab denganmu yang engkau harus menyambung hubungan kekerabatan dengannya. Karena sesungguhnya silaturrahim menumbuhkan kecintaan dalam keluarga, memperbanyak harta dan memperpanjang umur.” (HR. Ahmad)

Sebenarnya masih banyak sebab-sebab yang dapat mendatangkan rezeki dan menjadi "Kunci Sukses Jadi Kaya di dunia maupun di akhirat. Namun kiranya hanya cukup sampai disini.

Dari Saya :

"Janganlah kemiskinan itu menghalangi kamu untuk bersedekah, karena didalam amalan sedekah terdapat keajaiban yang luar biasa dari Yang Maha Kaya."

Wassalam

Demikianlah semoga bermanfaat untuk kita semua. Amin ya Robbal 'Alamin....

RENUNGAN SANG PENGANTIN

 1. KETIKA AKAN MENIKAH Janganlah mencari isteri, tapi carilah ibu bagi anak-anak kitaJanganlah mencari suami, tapi carilah ayah bagi anak-anak kita.

2. KETIKA MELAMAR Anda bukan sedang meminta kepada orang tua/wali si gadis, tetapi meminta kepada Allah melalui orang tua/wali si gadis.

3. KETIKA AKAD NIKAH Anda berdua bukan menikah di hadapan penghulu, tetapi menikah di hadapan Allah

4. KETIKA RESEPSI PERNIKAHAN Catat dan hitung semua tamu yang datang untuk mendoa\' kan anda, karena anda harus berfikir untuk mengundang mereka semua dan meminta maaf apabila anda berfikir untuk BERCERAI karena menyia-nyiakan do\'a mereka.

5. SEJAK MALAM PERTAMA Bersyukur dan bersabarlah. Anda adalah sepasang anak manusia dan bukan sepasang malaikat.

6. SELAMA MENEMPUH HIDUP BERKELUARGA Sadarilah bahwa jalan yang akan dilalui tidak melalui jalan bertabur bunga, tp jg semak belukar yg penuh onak dan duri.

7. KETIKA BIDUK RUMAH TANGGA OLENG Jangan saling berlepas tangan, tapi sebaliknya justru semakin erat berpegang tangan

8. KETIKA BELUM MEMILIKI ANAK.Cintailah isteri atau suami anda 100%

9. KETIKA TELAH MEMIKI ANAK. Jangan bagi cinta anda kepada (suami) isteri dan anak anda, tetapi cintailah isteri atau suami anda 100% dan cintai anak-anak anda masing-masing 100%.

10. KETIKA EKONOMI KELUARGA BELUM MEMBAIK. Yakinlah bahwa pintu rizki akan terbuka lebar berbanding lurus dengan tingkat ketaatan suami dan isteri

11. KETIKA EKONOMI MEMBAIK Jangan lupa akan jasa pasangan hidup yang setia mendampingi kita semasa menderita

12. KETIKA ANDA ADALAH SUAMI Boleh bermanja-manja kepada isteri tetapi jangan lupa untuk bangkit secara bertanggung jawab apabila isteri membutuhkan pertolongan Anda.

13. KETIKA ANDA ADALAH ISTERI Tetaplah berjalan dengan gemulai dan lemah lembut, tetapi selalu berhasil menyelesaikan semua pekerjaan.

14. KETIKA MENDIDIK ANAK Jangan pernah berpikir bahwa orang tua yang baik adalah orang tua yang tidak pernah marah kepada anak, karena orang tua yang baik adalah orang tua yang jujur kepada anak ..

15. KETIKA ANAK BERMASALAH Yakinilah bahwa tidak ada seorang anakpun yang tidak mau bekerjasama dengan orangtua, yang ada adalah anak yang merasa tidak didengar oleh orang tuanya.

16. KETIKA ADA PIL. Jangan diminum, cukuplah suami sebagai obat.

17. KETIKA ADA WIL Jangan dituruti, cukuplah isteri sebagai pelabuhan hati.

18. KETIKA MEMILIH POTRET KELUARGA Pilihlah potret keluarga sekolah yang berada dalam proses pertumbuhan menuju potret keluarga bahagia.

19. KETIKA INGIN LANGGENG DAN HARMONIS Gunakanlah formula 7 K 1.Ketaqwaan 2.Kasih sayang 3.Kesetiaan 4.Komunikasi dialogis 5.Keterbukaan 6.Kejujuran 7.Kesabaran

20. Semoga ini dapat bermanfaat untuk Kita semua.

Demikianlah semoga bermanfaat untuk kita semua. Amin ya Robbal 'Alamin....


Kisah Tiga Orang Musafir yang Berdoa dan Bertaubat

Kisah Tiga Orang Musafir yang Berdoa dan Bertaubat - Pada zaman dahulu, ada tiga orang dari umat sebelum kita sedang berjalan untuk suatu hajat. Kemudian mereka mendapatkan sebuah gua yang dapat dimanfaatkan untuk berteduh. 

Lalu mereka pun masuk ke dalamnya. Namun tiba-tiba sebongkah batu besar dari atas bukit menggelinding dan menutupi pintu gua itu sehingga mereka tidak dapat keluar.

Lalu salah seorang di antara mereka berkata, “Sesungguhnya tidak ada yang dapat menyelamatkan kamu sekalian dari bencana ini kecuali bila kamu sekalian berdoa kepada Allah SWT dengan menyebutkan amal-amal shalih yang pernah kalian perbuat”.

Maka salah seorang lainnya mulai berdoa, “Ya Allah, aku mempunyai ayah ibu yang sudah tua renta. Aku biasa mendahulukan memberi minuman susu kepada keduanya sebelum aku memberikannya kepada keluarga dan budakku. 

Pada suatu hari aku terlambat pulang dari mencari kayu dan aku mendapatkan keduanya sudah tidur. Aku terus memerah susu untuk persediaan minum keduanya. 

Karena aku mendapati mereka berdua telah tidur, maka aku pun enggan untuk membangunkan mereka, dan aku juga tidak suka memberi minum susu itu baik kepada keluarga maupun kepada budak sebelum aku memberi minum kepada ayah bundaku itu.

Maka aku menunggu ayah bunda, hingga terbit fajar barulah keduanya bangun sementara anak-anakku menangis, mereka mengelilingi kakiku. Setelah mereka bangun, kuberikan minuman susu kepada keduanya. 

Ya Allah, jika aku berbuat seperti itu karena mengharapkan wajahMu maka geserkanlah batu yang menutupi gua ini untuk kami.”

Maka bergeserlah sedikit batu itu tetapi mereka belum bisa keluar dari gua tersebut.

Lalu yang lainnya berdoa, “Ya Allah, sesungguhnya aku mempunyai saudari sepupu yang sangat kucintai. Aku sangat mencintainya sebagaimana lazimnya seorang lelaki mencintai seorang perempuan. 

Kemudian aku ingin berbuat zina dengannya tetapi dia selalu menolak. Lalu selang beberapa tahun dia tertimpa kesulitan, kemudian datang kepadaku dan aku berikan kepadanya 120 dinar, dengan syarat dia harus mau bersebadan denganku, dan dia pun setuju.

Ketika aku sudah berada di antara kedua kakinya, dia berkata, ‘Takutlah kamu kepada Allah dan jangan kamu robekkan selaput daraku kecuali dengan haq’. 

Maka aku meninggalkannya, padahal dia adalah seorang yang sangat kucintai dan aku telah merelakan emas (dinar) yang kuberikan kepadanya. Ya Allah, jika aku berbuat seperti itu karena mengharapkan wajahMu, maka berikanlah kami jalan keluar dari apa yang kami hadapi ini.”

Maka bergeserlah batu itu tetapi mereka belum bisa keluar dari gua itu.

Selanjutnya orang ketiga ikut berdoa, “Ya Allah, aku dulu mempekerjakan beberapa karyawan dan semuanya aku gaji dengan sempurna kecuali ada seorang yang pergi meninggalkanku dan tidak mau mengambil gajinya terlebih dahulu. Kemudian gaji itu aku kembangkan sehingga menjadi banyak.

Selang beberapa lama dia datang kepadaku dan berkata, ‘Wahai hamba Allah, berikanlah gaji saya yang dulu itu.’ Aku berkata kepadanya, ‘Semua yang kamu lihat itu baik unta, sapi, kambing, maupun budak yang menggembalakannya adalah gajimu’.

Dia pun berkata, ‘Wahai hamba Allah, janganlah engkau mempermainkan saya.’ Saya menjawabnya, ‘Saya tidak mempermainkan kamu.’ Kemudian ia pun mengambil semuanya dengan tidak meninggalkan sisa sedikit pun. 

Ya Allah, jika aku berbuat itu karena mengharap wajahMu, maka berikanlah kami jalan keluar dari apa yang kami hadapi ini.”

Lalu batu itu pun bergeser dan mereka bisa keluar dari dalam gua dan meneruskan perjalanan.

Maraji’: Hadits Riwayat Bukhari No. 2272, Muslim No. 2743, dan Ahmad 2/116.

Demikianlah semoga bermanfaat untuk kita semua. Amin ya Robbal 'Alamin....

Azab Kubur yang Menyeramkan Kisah Nyata dari Jordan

Azab Kubur yang Menyeramkan Kisah Nyata dari Jordan - Sepasang wanita muda sedang duduk duduk pada sebuah bar di hotel berbintang lima, dengan pemandangan “Laut Mati” (Dead Sea), sekitar 40 km dari kota Amman Ibu kota Jordan, hotel itu terletak sangat dekat dengan perbatasan Israel, mereka sedang menikmati “Tequilla”, itulah salah satu jenis minuman keras yang paling umum disana.

Ketika dalam perjalanan pulang, keduanya menyaksikan seorang wanita yang tergeletak di tengah jalan, keadaannya sangat mengerikan, wanita itu sangat dikenal oleh keduanya, seorang PSK yang selalu mabuk dari hasil kerjaannya. 

wanita itu tergeletak di tengah jalan dalam keadaan tak bernyawa, perutnya yang buncit dan menonjol menunjukkan bahwa ia sedang hamil tua telah pecah, sedangkan dilehernya masih tergantung termos besi yang berisi arak.

Wanita itu tewas disebabkan menyeberang dalam keadaan mabuk. Tubuhnya yang kurus dengan perut yang buncit itu dihantam sebuah truk peti kemas hingga terlempar. 

Belum cukup hantaman truk besar itu melandanya, tubuh wanita itu bagaikan panah lepas dari busurnya menghantam tebing karang disamping jalan. Lalu tubuh penuh dosa itu terhempas di kerikil tajam di teras jalan.

Tulang kepalanya remuk, sebagian kulit kepala dan rambutnya masih menempel di tebing karang. Paha kanannya sudah terpisah dari tubuhnya. Perutnya robek serta kepala bayi kecil tersembul dari perut ibunya yang bermandikan darah dan arak yang berasal dari termos yang penyok sekaligus meremukkan tulang rusuknya.

Bayi itu masih tampak bergerak-gerak, terkejang- kejang, lalu diam untuk selamanya. Pemandangan menyeramkan itu membuat kedua wanita itu pucat pasi dan jatuh pingsan.

Keesokan harinya kedua wanita itu saling bertemu di sebuah Mall di Pusat kota Amman, akan tetapi yang satu sudah jauh berubah, ia telah mengenakan jilbab lengkap, wajahnya sudah memancarkan cahaya tobat, dan kelopak matanya membengkak karena banyak menangis. 

Wanita kedua tampak kaget, “Hei…apa aku tak salah lihat?” serunya dengan pandangan keheranan.

Wanita pertama hanya menunduk dan berkata lirih, “Aku telah kembali pada bimbingan Tuhanku, aku takut dan malu padaNya, aku jijik terhadap diriku, aku rindu pada keindahan, aku rindu pada kesucian, aku rindu pada kemuliaan, hanya Tuhanku yang mau mema’afkanku. 

Hanya Tuhanku yang dapat memuliakanku, hanya Tuhanku yang dapat menyucikanku…” Belum selesai ia berbicara wanita kedua sudah berlalu dari hadapannya.

Tiga bulan berlalu tanpa terasa, kedua wanita itu sudah tak pernah berhubungan lagi, wanita pertama sedang asyik menikmati cahaya ayat-ayat Allah, ia duduk di kursi kayu di beranda rumahnya, melewatkan sore harinya bersama Al- Qur’an, yang dahulu sore harinya ia habiskan bersama Tequilla.

Tiba tiba Ponselnya berbunyi seakan hendak memutus kenikmatannya, tetapi ia enggan memutus ngajinya, ia biarkan selular itu berbunyi, berhenti dan berbunyi lagi, lalu berhenti dan berbunyi lagi, akhirnya dengan sangat berat ia menghentikan bacaan Al- Qur’annya dan menjawab telepon, ternyata si penelepon adalah temannya yang sudah tiga bulan tak pernah mau berhubungan dengannya.

Temannya berkata lirih, “Bagaimana sih caranya bertobat..?” Dengan gembira wanita shalihah itu menjelaskan cara cara shalat, membaca Al- Qur’an dan ibadah-ibadah Indah lainnya.

Tetapi temannya terdiam dan berkata dengan berat, “Sholat..?, pake jilbab..?, aduh malas ah, aku berat melakukannya. Tapi…., aku butuh ketenangan.” Wanita shalihah itu berusaha meyakinkan bahwa Ibadah dengan diawali tobat adalah ketenangan yang sangat indah. Namun temannya memang kepala batu, seraya berkata, “ngga deh.., aku belum mau jadi biarawati..!”, seraya memutus hubungan teleponnya.

Tiga hari kemudian wanita shalihah itu mendapat kabar bahwa temannya telah menemui ajalnya. Lalu ia bergegas untuk melayat ke rumah temannya dan ternyata jenazah telah menuju pusara untuk dimakamkan.

Sesampainya ia dirumah temannya ia bertemu ibu dari temannya tersebut yang juga terlambat, karena datang dari luar kota. Ibu itu tergopoh- gopoh menuju pusara anak perempuannya didampingi si wanita shalihah. Ketika tiba ternyata penguburan telah selesai. 

Si ibu berteriak menjerit-jerit, ia menjambak rambut dan merobek bajunya memaksa untuk melihat jenazah anaknya terakhir kali.

Penguburan dan talqin sudah usai, namun permintaan ibu membuat para hadirin menjadi bingung. Mereka berusaha menyabarkan Sang ibu, namun ibu itu terus memaksa dengan terus merobeki bajunya. Akhirnya permintaannya pun dengan berat diterima, kuburan itu di gali lagi atas permintaan keluarganya.

Penggalipun dengan cepat menggali pusara itu. Namun ketika sampai pada kayu penutup mayat, ternyata kayu kayu itu sudah hancur. Mereka menyingkirkan kayu kayu itu dengan penasaran… semua wajah melongokkan pandangannya ke liang kubur. Lalu kayu-kayu hancur itu pun disingkirkan dengan hati-hati, maka terlihatlah pemandangan yang sangat mengerikan.

Kain kafan penutup mayat itu sudah hancur berserakan, mayat wanita itu hangus terbakar, rambutnya kaku bagaikan jeruji besi, hampir mirip sapu ijuk, kedua bola matanya berada dipipinya dalam keadaan kuncup bagaikan buah kering yang terbakar. Dan lidahnya terjulur keluar serta dari mulut, mata dan telinganya mengalirkan asap yang berbau daging hangus.

Semua sosok yang menyaksikan pemandangan itu terlonjak mundur. Ibu dan wanita shalihah itu sudah sedari tadi jatuh pingsan. Dan para penggali kubur yang sudah melompat keluar liang itu dengan tanpa pikir panjang menimbun liang itu dengan cepat dan lari meninggalkan pusara.

Wanita shalihah itu semakin giat beribadah. Ibu wanita malang tadi sudah menjadi penghuni rumah sakit jiwa. Dan kubur itu menjadi kuburan terakhir yang dimakamkan di pemakaman itu, karena tak ada lagi orang yang mau menguburkan keluarganya di makam itu.

Demikianlah semoga bermanfaat untuk kita semua. Amin ya Robbal 'Alamin....

Benarkah Napoleon Bonaparte Seorang Muslim?

Siapa yang tidak mengenal Napoleon Bonaparte, seorang Jendral dan Kaisar Prancis yang tenar kelahiran Ajaccio, Corsica 1769. Namanya terdapat dalam urutan ke-34 dari Seratus tokoh yang paling berpengaruh dalam sejarah yang ditulis oleh Michael H. Hart. 

Karier militer Napoleon menyuguhkan paradoks yang menarik. Kegeniusan gerakan taktiknya amat memukau, dan bila diukur dari segi itu semata, bisa jadi dia bisa dianggap seorang jendral terbesar sepanjang jaman. 

Sebagai seorang yang berkuasa dan berdaulat penuh terhadap negara Prancis sejak Agustus 1793, seharusnya ia merasa puas dengan segala apa yang telah diperolehnya itu. 

Tapi rupanya kemegahan dunia belum bisa memuaskan batinnya, agama yang dianutnya waktu itu ternyata tidak bisa membuat Napoleon Bonaparte merasa tenang dan damai. Akhirnya pada tanggal 02 Juli 1798, 23 tahun sebelum kematiannya ditahun 1821, Napoleon Bonaparte menyatakan ke-Islamannya di hadapan dunia Internasional. 

Namanya berubah menjadi ‘Aly (Ali) Napoleon Bonaparte’. Apa yang membuat Napoleon ini lebih memilih Islam daripada agama lamanya, Kristen ? Berikut penuturannya sendiri yang pernah dimuat di majalah Genuine Islam, edisi Oktober 1936 terbitan Singapura.

“I read the Bible; Moses was an able man, the Jews are villains, cowardly and cruel. Is there anything more horrible than the story of Lot and his daughters?” “The science which proves to us that the earth is not the centre of the celestial movements has struck a great blow at religion. Joshua stops the sun! One shall see the stars falling into the sea… I say that of all the suns and planets,…”

( “Saya membaca Bible; Musa adalah orang yang cakap, sedang orang Yahudi adalah bangsat, pengecut dan jahat. Adakah sesuatu yang lebih dahsyat daripada kisah Luth beserta kedua puterinya?” (Lihat Kejadian 19:30-38)

“Sains telah menunjukkan bukti kepada kita, bahwa bumi bukanlah pusat tata surya, dan ini merupakan pukulan hebat terhadap agama Kristen. Yosua menghentikan matahari (Yosua 10: 12-13). Orang akan melihat bintang-bintang berjatuhan kedalam laut…. saya katakan, semua matahari dan planet-planet ….”)

Selanjutnya Napoleon Bonaparte berkata :

“Religions are always based on miracles, on such things than nobody listens to like Trinity. Yesus called himself the son of God and he was a descendant of David. I prefer the religion of Muhammad. It has less ridiculous things than ours; the turks also call us idolaters.”

(“Agama-agama itu selalu didasarkan pada hal-hal yang ajaib, seperti halnya Trinitas yang sulit dipahami. Yesus memanggil dirinya sebagai anak Tuhan, padahal ia keturunan Daud. Saya lebih meyakini agama yang dibawa oleh Muhammad. 

Islam terhindar jauh dari kelucuan-kelucuan ritual seperti yang terdapat di dalam agama kita (Kristen); Bangsa Turki juga menyebut kita sebagai orang-orang penyembah berhala dan dewa.” )

Selanjutnya :

“Surely, I have told you on different occations and I have intimated to you by various discourses that I am a Unitarian Musselman and I glorify the prophet Muhammad and that I love the Musselmans.”

(“Dengan penuh kepastian saya telah mengatakan kepada anda semua pada kesempatan yang berbeda, dan saya harus memperjelas lagi kepada anda di setiap ceramah, bahwa saya adalah seorang Muslim, dan saya memuliakan nabi Muhammad serta mencintai orang-orang Islam.”)

Akhirnya ia berkata :

“In the name of God the Merciful, the Compassionate. There is no god but God, He has no son and He reigns without a partner.

(“Dengan nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Tiada Tuhan selain Allah. Ia tidak beranak dan Ia mengatur segala makhlukNya tanpa pendamping.” )

Napoleon Bonaparte mengagumi Al-Quran setelah membandingkan dengan kitab sucinya terdahulu, Alkitab.

Akhirnya ia menemukan keunggulan-keunggulan Al-Quran, juga semua cerita yang melatar belakanginya. Dalam buku yang berjudul ‘Bonaparte et I’Islarn oleh Cherlifs, Paris, halaman 105’, Napoleon Bonaparte berkata sebagai berikut:

“I hope the time is not far off when I shall be able to unite all the wise and educated men of all the countries and establish a uniform regime based on the prinsiples of the Qur’an wich alone can lead men to happiness.”

( “Saya meramalkan bahwa tidak lama lagi akan dapat dipersatukan semua manusia yang berakal dan berpendidikan tinggi untuk memajukan satu kesatuan kekuasaan yang berdasarkan prinsip–prinsip ajaran Islam, karena hanyalah Qur’an itu satu-satunya kebenaran yang mampu memimpin manusia kepada kebahagiaan.”)

Beberapa sumber lain yang menyatakan ke-Islaman beliau:

* Buku ‘Satanic Voices – Ancient and Modern’ dengan penulis David M. Pidcock (1992 ISBN: 1-81012-03-1), pada hal. 61 * Surat kabar Perancis ‘Le Moniteur’, yang menulis bahwa beliau masuk Islam pada tahun 1798.

* Buku ‘Napoleon And Islam’ dengan penulis C. Cherfils (ISBN: 967-61-0898-7).

Islam hadir tidak hanya mayoritas di suatu negara tapi juga sebagai minoritas khususnya di benua Eropa dan Amerika. Napoleon Bonaparte adalah salah satu contoh dari pribadi muslim yang sukses sebagai minoritas di Perancis. 

Meskipun pada akhirnya Napoleon dimakamkan secara Kristen di Perancis pada tgl 15 Desember 1840 di gereja Paris, namun sepertinya hal tersebut sebagai sesuatu untuk mengaburkan fakta bahwa beliau adalah seorang Muslim. 

Sama halnya di Indonesia, Pattimura yang seorang muslim bahkan cicitnya menyatakan mereka adalah muslim, lalu tiba-tiba menjadi Thomas Mattulesi Pattimura. 

Terlepas dari semua hal tersebut, kiranya kita mesti merenungkan ucapan beliau tidak lama setelah mempelajari isi Al-Quran dan sebelum masuk Islam; yang pertama menguntungkan kaum muslimin dan yang kedua membahayakan mereka. 

Ucapan yang keluar dari mulut politikus besar ini dan menguntungkan kaum muslimin adalah. 

“Aku telah belajar dari buku ini, dan aku merasa bahwa apabila kaum muslimin mengamalkan aturan-aturan komprehensif buku ini, maka niscaya mereka tidak akan pernah terhinakan.” 

Adapun kata-kata yang membahayakan kaum muslimin adalah.

“Selama Al-Quran ini berkuasa di tengah-tengah kaum muslimin, dan mereka hidup di bawah naungan ajaran-ajarannya yang sangat istimewa, maka kaum muslimin tidak akan tunduk kepada kita, kecuali bila kita pisahkan antara mereka dengan Al-Quran.” Wallahu a’lam.

Demikianlah semoga bermanfaat untuk kita semua. Amin ya Robbal 'Alamin....

Kisah Nabi Musa Dengan Seorang Pezina

Kisah Nabi Musa Dengan Seorang Pezina - Pada suatu senja yang lenggang, terlihat seorang wanita berjalan terhuyung-huyung. Pakaiannya yang serba hitam menandakan bahwa ia berada dalam duka cita yang mencekam. Kerudungnya menangkup rapat hampir seluruh wajahnya. Tanpa hias muka atau perhiasan yang melekat ditubuhnya. 

Kulit yang bersih badan yang ramping dan roman mukanya yang cantik dan ayu, tidak sama sekali dapat menghapus kesan kepedihan yang tengah ia rasakan yang telah mengkoyak kehidupannya. 

Ia melangkah terseret-seret mendekati kediaman rumah Nabi Musa a.s. Diketuknya pintu pelan-pelan sambil mengucapkan salam. Maka terdengarlah ucapan dari dalam, "Silakan masuk."

Perempuan cantik itu lalu berjalan masuk sambil kepalanya menunduk. Air matanya berderai tatkala ia berkata, "Wahai Nabi Allah. Tolonglah aku. Do'akan aku agar Tuhan mengampuni dosa keji saya."

"Apakah dosamu wahai wanita ayu?" tanya Nabi Musa terkejut.

"Saya takut mengatakannya. "jawab wanita itu

"Katakanlah jangan ragu-ragu!" desak Nabi Musa.

Maka perempuan itupun dengan terpatah-patah ia bercerita tentang masalah yang terjadi pada dirinya.

"Saya...telah berzina!"

Kepala Nabi Musa a.s terangkat, hatinya tersentak. kemudian perempuan itu meneruskan ceritanya.

"Dari perzinaan itu saya pun...lantas hamil. Setelah anak itu lahir, langsung saya...cekik lehernya sampai...mati," ucap wanita itu seraya menangis sejadi-jadinya.

Nabi Musa berapi-api matanya. Dengan raut muka yang sangat marah ia menghardik wanita itu, "Perempuan bejad, pergi kamu dari sini! 

agar siksa Allah tidak jatuh ke dalam rumahku karena perbuatanmu. Pergi!"... teriak Nabi Musa sambil memalingkan mukanya karena jijik melihat wanita itu.

Perempuan berwajah ayu dengan hati bagaikan kaca membentur batu, hancur luluh lantak segera bangkit dan melangkah surut. Dia terantuk-antuk keluar dari rumah Nabi Musa. Ratap tangisnya amat memilukan. 

Ia tak tahu harus kemana lagi hendak mengadu. Bahkan ia tak tahu mau kemana lagi melangkahkan kakinya, Bila seorang Nabi saja sudah menolaknya bagaiman pula dengan manusia lainnya yang bakal menolongnya. 

Terbayang olehnya betapa besar dosanya, batapa keji perbuatannya. Ia tidak tahu bahwa sepeninggalnya, Malaikat Jibril turun mendatangi Nabi Musa a.s.

Sang Ruhul Amin Jibril bertanya kepada Nabi Musa,

"Mengapa engkau menolak seorang wanita yang hendak bertaubat dari dosanya? Tidakkah engkau tahu dosa yang lebih besar daripadanya?"

Nabi Musa terperanjat, "Dosa apakah yang lebih besar dari kekejian wanita pezina itu?"

Maka Nabi Musa dengan penuh rasa ingin tahu bertanya kepada Jibril.

"Betulkah ada dosa yang lebih besar daripada dosa perempuan yang nista itu?"

"Ada!" jawab Jibril dengan tegas.

"Dosa apakah itu?" tanya Musa kian penasaran.

Jibril menjawab, "Orang yang meninggalkan sholat dengan sengaja dan tanpa menyesal. Orang itu dosanya lebih besar daripada seribu kali berzina."

Mendengar penjelasan ini Nabi Musa kemudian memanggil wanita tadi untuk menghadap kembali kepadanya. Ia mengangkat tangan dengan khusuk untuk memohonkan ampunan kepada Allah untuk perempuan tersebut. 

Nabi Musa menyadari orang yang meninggalkan sembahyang dengan sengaja dan tanpa penyesalan adalah sama saja seperti berpendapat bahwa sholat itu tidak wajib dan tidak perlu atas dirinya.Berarti ia seakan-akan menganggap remeh perintah Tuhan, bahkan Tuhan tidak punya hak untuk mengatur dan memerintah dirinya.

Sedang orang yang bertaubat dan menyesali dosanya dengan sungguh-sungguh berarti masih mempunyai iman di dadanya dan yakin bahwa Allah itu berada dijalan ketaatan kepada-Nya. Itulah sebabnya Tuhan pasti mau menerima kedatangannya.

Dalam hadis Nabi Saw, disebutkan: "Orang yang meninggalkan sholat lebih besar dosanya dibanding dengan orang yang membakar 70 buah Alquran, membunuh 70 nabi dan bersetubuh dengan ibunya didalam ka'bah."

Dalam hadis lain disebutkan bahwa orang yang meninggalkan sholat sehingga terlewat waktu, kemudian ia mengqadhonya, maka ia akan disiksa dalam neraka selama satu huqub. Satu huqub adalah delapan puluh tahun. Satu tahun terdiri dari 360 hari, sedangkan satu hari diakhirat perbandingannya adalah seribu tahun di dunia.

Demikianlah KISAH NABI MUSA DAN WANITA PEZINA dan dua hadis Nabi Saw, mudah-mudahan dapat menjadi pelajaran bagi kita semua. Apalagi kita sekarang berada di bulan yang penuh ampunan ini, yakni bulan suci Ramadan. Mari kita tingkatan keimanan serta senantiasa bertaubat kepada Allah SWT. 

Kepada Saudara kita yang belum juga sampai hari ini belum sholat, mari kita nasihati dengan baik dan penuh kesabaran, semoga Allah memberikan hidayah kepada kita agar tetap istiqomah dalam ketaatan dan saudara-saudara kita yang lain. amin ya Robbal "alamin.

Demikianlah semoga bermanfaat untuk kita semua. Amin ya Robbal 'Alamin....


Doa Saat Bermimpi Buruk

 اَللّٰهُمَّ اِنّيْ اَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ وَسَيِّئَاتِ اْلاَحْلَامِ *

Allōhumma innī a'ūdzubika min 'amalisy-syaithōni wasayyi-ātil aḥlām

Ya Allаh, Sesungguhnya aku mоhоn perlindungan kераԁа engkau dari perbuatan sеtаn ԁаn dari mіmрі-mimpi уаng buruk

Doa Saat Bermimpi Indah

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ قَطْلَ الْحَاجَتِ *


Alḥamdulillahil ladzī qothlal ḥājāti

sеgаlа puji bagi аllаh yang tеlаh memberi hajatku

Doa Terjaga Di Malam Hari

لَاۤ اِلٰهَ اِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهٗ لَا شَرِيْكَ لَهٗ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ * اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ وَسُبْحَانَ اللّٰهِ وَلَاۤ اِلٰهَ اِلَّا اللّٰهُ وَاللّٰهُ اَكْبَرُ * وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ اِلَّا بِاللّٰهِ *

Lā ilāha illallōhu waḥdahū lā syarīkalahū lahul mulku walahul ḥamdu wahuwa 'alā kulli syai-ing qodīr, alḥamdulillāhi wasubḥānallāhi walā ilāha illallōhu wallāhu akbar, walā ḥaula walā quwwata illā billāh.

Tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah, Yang Maha Esa, tiada sekutu bagiNya. BagiNya kerajaan dan pujian. Dia-lah Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu. Segala Puji bagi Allah, Maha Suci Allah, tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah, Allah Maha Besar, tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.

Terkejut Bangun Tidur

لٰاۤ اِلٰهَ اِلَّا اَنْتَ سُبْحَانَكَ اللّٰهُمَّ زِدْنِيْ عِلْمًا وَلَا تُزِغْ قَلْبِيْ بَعْدَ اِذْ هَدَيْتَنِيْ وَهَبْ لِيْ مِنْ لَّدُنْكَ رَحْمَةً اِنَّكَ اَنْتَ الْوَهَّابِ *

Lā ilāha illa anta subḥānakallōhumma zidnī 'ilmaw walā tuzigh qolbī ba'da idz hadaitanī wahab lī mil ladungka roḥmatan innaka antal wahhāb

Tidak ada Tuhan melainkan engkau, maka suci engkau ya Allah, aku minta ampun kepada-Mu tentang dosa-dosaku, dan aku mohon rahmat-Mu tentang dosa-dosaku, dan aku memohon rahmat-Mu. Ya Allah tambahlah ilmuku dan janganlah engkau gelincirkan hatiku setelah engkau memberi untuk-ku daripada-Mu, sesungguhnya engkaulah yang maha memberi.

Doa Bila Takut Ketika Tidur

اَعُوْذُ بِكَلِمٰاتِ اللّٰهِ التّٰامّٰاتِ مِنْ غَضَبِهٖ وَعِقَابِهٖ وَشَرِّ عِبَادِهٖ وَمِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِيْنِ وَ اَنْ يَّحْضُرُوْنِ *

A'ūdzu bikalimātillāhit-tāmmāti min ghodlobihī wa'iqōbihī wasyarri 'ibādihī wamin hamazātisy-syayāthīni wa-ay yaḥdlurūn.

Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari kemarahan dan siksaanNya, serta kejahatan hamba-hambaNya, dan dari godaan setan (bisikannya) serta jangan sampai mereka hadir (kepadaku).

Doa Susah Tidur

اَللّٰهُمَّ غَارَتِ النُّجُوْمُ * وَهَدَاتِ الْعُيُوْنُ * وَاَنْتَ حَيُّ قَيُّوْمُ * لَاتَأْخُذُكَ سِنَةٌ وَّلَانَوْمٌ * يَاحَيُّ يَاقَيُّوْمُ * اَهْدِىءْ لَيْلِيْ وَاَنِمْ عَيْنِيْ *

Allōhumma ghōrotin nujūm, wahadātil 'uyūn, wa-anta ḥayyu qoyyūm, lā ta'khudzuka sinatuw walā naūm, yā ḥayyu yā qoyyūm, ahdi' lailī wa-anim 'ainī

Ya Allah, bintang-bintang telah redup, kepetangan telah memejam dan Engkau Maha Hidup lagi Maha Terus-menerus mengurus makhluk. Tidak menimpa-Mu rasa kantuk dan tidur. Wahai Dzat Yang Maha Hidup dan Maha mengurusi makhluk, tenangkanlah malamku dan tidurkanlah mataku

Doa Sebelum Tidur

بِاسْمِكَ اَللّٰهُمَّ اَحْيَا وَبِاسْمِكَ وَاَمُوْتُ 

Bismika Allōhumma aḥyā wabismika amūtDengan menyebut nama-Mu Ya Allah aku hidup, dan dengan menyebut nama-Mu aku mati

Doa Menjelang Petang

اَمْسَيْنَا وَاَمْسَ الْمُلْكُ لِلّٰهِ *

Amsainā wa-amsal mulku lillāhKami memasuki waktu petang hari dan segala kerajaan hanya milik Allah.

ninonurmadi.com, Allah SWT , Muhammad ﷺ , Nino Nurmadi , S.Kom

 ninonurmadi.com, Allah SWT , Muhammad ﷺ , Nino Nurmadi , S.Kom


























ninonurmadi com , Cerita, Kisah, Islami, Teladan , Iman , Ikhsan, Haji, Umroh, Doa, Shalat, Puasa, Zakat,

ninonurmadi.com , Cerita, Kisah, Islami, Teladan , Iman , Ikhsan, Haji, Umroh, Doa, Shalat, Puasa, Zakat,






















































Translate